Zero per One

Zeroperone adalah sebuah istilah baru dalam kehidupan saya. Zero berarti nol dan one berarti satu. Zeroperone maksudnya nol per satu. Dalam ilmu Matematika nol per satu (0/1) sama dengan tak terhingga (~). Ini bisa diartikan dalam kehidupan sehari-hari dengan pendekatan keimanan.

Ketika kita, makhluk yang diciptakan Alloh SWT. dengan segala kekurangan tanpa ada yang sempurna mengakui dan menyadari bahwa diri kita lemah, tidak memiliki kekuatan apapun bahkan untuk mengejapkan mata sekalipun kita tidak mampu tanpa kekuatan Alloh SWT. Kita sadar betapa hinanya diri kita, betapa rendahnya kita di hadapan Alloh SWT dan mengakui bahwa hanya Alloh sajalah Yang Maha Kuat, Alloh sajalah Yang Maha Perkasa, Yang mengatur semua kehidupan seluruh makhluk yang ada di alam.

Tatkala kita sadar akan hal itu lalu kita meyakininya dan tumbuh kuat di dalam hati sanubari sehingga terpancar dalam tingkah laku sehari-hari. Ketika kita belajar, kita yakin bahwa yang memberikan ilmu adalah Alloh SWT. semata. Ketika kita bekerja, kita sadar dan yakin bahwa Alloh-lah yang memberikannya kekuatan untuk bekerja. Kita yakin bahwa Alloh yang telah mengatur rezeki. Kita hanya menjalankan perintah-Nya sebagai makhluk yang telah diberikan berbagai macam ni'mat. Disaat kita yakin bahwa segala perilaku yang kita lakukan adalah karunia dari Alloh SWT. maka Alloh akan memberikan hasil yang tak terhingga. Hasil yang tidak diduga-duga.

Dalam Al-Qur'an surat At Thalaq ayat 2 dan 3 Alloh berfirman:
"... Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu..."
Demikian Alloh memberikan karunia kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya. Maka bertkwa dan bertawakkalah kepada Alloh SWT. supaya kamu mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat kelak.

Hanya kepada Alloh-lah kita berserah diri!

0 comments:

Post a Comment